Rahmat&Rizki

Mengurus Administrasi Menikah

Sebagai warga negara, tentunya dalam hal pernikahan juga mengikuti aturan yang ada, yaitu di kantor urusan agama (KUA). Yang saya rasakan tidak terlalu sulit dalam mengurusnya. Karena calon suami dari beda Kabupaten, maka pertama membuat surat pengantar dari KUA tempatnya berasal. Selanjutnya, surat pengantar ditambah fotokopi KTP, KK, akte, ijazah, pas foto 2X3 sebanyak 4 lembar. Berkas tersebut diserahkan ke saya untuk selanjutnya saya serahkan ke pejabat KUA. demikian dengan saya, diperlukan berkas fotokopi KTP, KK, akte, ijazah (karena dua kali kuliah sehingga ijazahnya S1 dan S2 dua-duanya dilampirkan), pas foto 2x3 sebanyak 4 lembar.

Setelah diserahkan, selanjutnya saya dan calon suami membutuhkan surat keterangan sehat dari puskesmas. Karena calon suami jauh, sehingga tidak perlu mudik untuk surat ini, sedangkan saya mendapat imunisasi TT. sebelum diimunisasi, dites kehamilan terlenih dahulu, untuk calon pengantin yang hamil, maka puskesmas tidak mau mengeluarkan surat keterangan dan selanjutnya KUA tidak mau memproses pernikahannya. Ternyata aturan seperti ini berbeda-beda di setiap daerah. Jadi menurut saya, cukup bagus juga KUA di daerah saya.

Tes kehamilan menggunakan testpack yang dicelupkan di air urine. Awalnya lagi ga kebelet pipis, agak memaksa agar urinenya bisa digunakan untuk test. Dan hasilnya? negatif hamil (indeed n_n). Dicek HBnya juga. Selanjutnya ke ruangan imunisasi. Di bagian ini, jujur deh, saya deg-degan banget, takut jarum ey, hehe. Dan jangan kaget kalo efek pegelnya sampe berhari-hari (ngetik ini masih pegel).

Setelah imunisasi, saya mendapat surat keterangan dan diserahkan ke KUA. mengenai biaya, untuk administrasi di KUA sebesar 450.000 (saya ga tahu detilnya, karena yang mengurus bapak-> anak papi :p). dan di puskesmas 45.000 (imunisasi gratis, yang bayar test kehamilan dan HB).

So, cukup mudah kan untuk menikah? hehe

Comments

waaaaaa pkek tes khmiln sgla yo hee bru tau,,,
agak ribet dkit ki2 heee...ya stidakny udh tau dr pngalaman ki2 hihi

tiap daerah beda el
april di surabaya ga pake tes kehamilan segala

yang heran itu pake imunisasi ya?

iyaaaaa senpai

pake imunisasi TT

itu aturan udah dari taun 86

tujuannya buat kalo nanti hamil

mengurangi resiko kalo ada luka

Post a comment