Steven & Grace

Wedding Quiz

Kenapa ada karpet merah di lorong gereja menjelang pemberkatan?

Kenapa mempelai saling berjabat tangan ketika mengucapkan janji?

Apa gunanya mengisi buku tamu?

Sebenarnya ... apa sih arti dari tradisi-tradisi pernikahan yang sering kita lihat? Ternyata ada makna khususnya lohhh... Coba deh isi quiz di bawah ini

(diambil dari IBLP Institute of Basic Life Principles dengan sedikit perubahan)

Wedding Traditions (Questions)

Wedding Traditions (Questions)

1. Mengapa ada karpet merah di lorong gereja di antara barisan bangku?
a. Supaya gaun mempelai wanita tidak kotor
b. Supaya para hadirin sadar ada pemberkatan pernikahan
c. Tidak ada jawaban yang benar

2. Mengapa orang tua kedua mempelai diberikan tempat duduk khusus?
a. Karena mereka adalah tamu terhormat
b. Karena mereka adalah bagian penting dari pemberkatan nikah
c. Tidak ada jawaban yang benar

3. Mengapa kedua Ibu mempelai membawa lilin?
a. Supaya mereka bisa ambil bagian dalam upacara pernikahan
b. Supaya kelihatan seperti di Film-film
c. Tidak ada jawaban yang benar

4. Mengapa mempelai pria memasuki ruangan pemberkatan terlebih dahulu?
a. Untuk menunjukkan bahwa dialah inisiator dari pernikahan.
b. Untuk memulai acara pernikahan secara resmi
c. Tidak ada jawaban yang benar

5. Mengapa ayah mempelai wanita mengiringi mempelai wanita berjalan di lorong gereja?
a. Supaya mempelai wanita tidak tersandung
b. Supaya sang ayah bisa mengandeng putrinya untuk terakhir kali
c. Tidak ada jawaban yang benar

6. Mengapa mempelai pria dan wanita saling berjabat tangan kanan pada saat janji pernikahan diucapkan?
a. Untuk mendemonstrasikan kesatuan hati mereka
b. Supaya keduanya dapat memberikan dukungan moril
c. Tidak ada jawaban yang benar

7. Mengapa Pdt meminta mempelai Pria mengucapkan janji terlebih dahulu?
a. Karena ia akan menjadi pemimpin keluarga
b. Karena ia laki-laki
c. Tidak ada jawaban yang benar

8. Mengapa Pdt berkata, “Sekarang saya menyatakan anda berdua sebagai suami istri” ?
a. Untuk mengakhiri upacara pernikahan
b. Karena itu ada tertulis di tata ibadah pemberkatan pernikahan
c. Tidak ada jawaban yang benar

9. Mengapa kedua mempelai menyalakan Uniting Candle dan meniup 2 lilin lainnya?
a. Supaya mereka belajar bekerja sama.
b. Supaya acara menjadi romantis dan syahdu
c. Tidak ada jawaban yang benar

10. Apa maksud acara memperhadapkan dan memperkenalkan kedua mempelai ke hadapan Jemaat?
a. Untuk menandai akhir dari upacara tersebut
b. Untuk meneguhkan perubahan status mereka
c. Tidak ada jawaban yang benar

11. Apakah gunanya para tamu mengisi buku tamu?
a. Supaya Mempelai tahu siapa saja tamu yang hadir
b. Supaya buku tersebut menjadi kenang-kenangan
c. Tidak ada jawaban yang benar

12. Mengapa kedua mempelai saling menyuapkan kue pada saat resepsi pernikahan berlangsung?
a. Untuk menunjukkan kemampuan bekerja sama keduanya.
b. Supaya mereka bisa melakukan wedding kiss
c. Tidak ada jawaban yang benar.

Answer

Answer

1. Mengapa ada karpet merah di lorong gereja di antara barisan bangku? (C)
Ini adalah symbol dari langkah-langkah menapaki tanah yang kudus. Pernikahan tidak hanya dilakukan diantara 2 orang beserta keluarga. Pernikahan dilakukan di dalam Hadirat Allah, dan Ia secara aktif melibatkan diri dalam pernikahan tersebut. Karena memang Allah sendiri yang telah mempersatukan keduanya.(Matius 19 :6)

2. Mengapa orang tua kedua mempelai diberikan tempat duduk khusus? (B)
Orang tua kedua mempelai adalah bagian dari ikat janji pernikahan. Komitmen yang mereka ambil untuk mendukung keluarga baru yang akan dibentuk sama pentingnya dengan janji yang diucapkan oleh kedua mempelai. Tanggung jawab akhir dari para orang tua adalah bersama-sama mencari tahu apa kehendak Allah soal pasangan hidup anak-anaknya. Setelah itu, para orang tua berganti peran menjadi para pemberi nasihat bagi keluarga baru tersebut. Setelah keluarga baru terbentuk, otoritas keluarga baru tsb berada di tangan suami dan bukan di tangan orang tua.

3. Mengapa kedua Ibu mempelai membawa lilin? (C )
Kedua lilin yang dibawa oleh kedua ibu mempelai melambangkan kedua pribadi yang akan menjadi satu di dalam Pernikahan Kudus.

4. Mengapa mempelai pria memasuki ruang pemberkatan terlebih dahulu? (A)
Karena mempelai Pria adalah inisiator dari Pernikahan. Hal ini penting, karena siapa yang menjadi inisiator memikul tanggung jawab yang besar. Mempelai Pria yang menjadi inisiator juga adalah representasi dari Yesus Kristus yang adalah mempelai Pria dari Gereja. Kristus yang berinisiatif turun ke dunia untuk menyelamatkan Mempelai wanita-Nya, Gereja.

5. Mengapa ayah mempelai wanita mengiringi mempelai wanita berjalan di lorong gereja? (C )
Tindakan ini mempunyai 2 makna yang saling terkait. Yang pertama, “Saya ikut mendukung laki-laki muda ini sebagai pilihan Allah yang terbaik untuk menjadi suamimu, dan saya sekarang mengajakmu bertemu dengannya.” Pada saat yang sama, sang Ayah juga berkata kepada mempelai Pria, “Saya menyerahkan anak perempuan saya kepadamu. Mulai sekarang ia ada dalam tanggung jawabmu. Saya telah sungguh-sungguh berusaha mempersiapkannya menjadi mempelai yang murni.” Di dalam Alkitab, seorang ayah bertanggung jawab menjaga kemurnian anak perempuannya sebelum ia menikah (Ul 22 :13-21)

6. Mengapa mempelai pria dan wanita saling berjabat tangan kanan pada saat janji pernikahan diucapkan? (C )
Tangan kanan adalah symbol kekuatan dan keteguhan hati. Sedangkan jabat tangan tidak hanya menandai disetujuinya sebuah perjanjian, tapi juga merupakan symbol penyatuan dua kehidupan yang berlangsung dalam pernikahan.(Kej 2 : 24)

7. Mengapa Pdt meminta mempelai Pria mengucapkan janji terlebih dahulu? (A ) Karena ia yang akan menjadi kepala keluarga, pemimpin dan memikul tanggung jawab yang besar untuk menggenapi ikat janji pernikahan. Sebagai inisiator, ia harus komit sepenuhnya pada tujuan-tujuan pernikahan yang sudah Allah tetapkan sejak awalnya. Hal itu dimulai dengan mengucapkan janji terlebih dahulu.

8. Mengapa Pdt berkata, “Sekarang saya menyatakan anda berdua sebagai suami istri” ? (C )
Pernyataan bahwa kedua mempelai sudah menjadi suami istri menegaskan suatu moment definitive yang menjadi awal dari kehidupan pernikahan mereka. Kata-kata ini menyingkirkan keragu-raguan yang mungkin timbul kelak dalam benak mereka ataupun pihak-pihak lain.

9. Mengapa kedua mempelai menyalakan Uniting Candle dan meniup 2 lilin lainnya? ( C )
Uniting Candle merupakan symbol dari dua individu yang menjadi satu. Setelah uniting candle menyalakan, kedua mempelai meniup lilin masing-masing untuk menyatakan bahwa kini mereka bukan lagi dua pribadi yang terpisah melainkan sudah menjadi satu. Selain itu, lilin juga melambakan Terang Kristus yang harus selalu menjadi pusat bagi kehidupan pernikahan mereka.

10. Apa maksud acara memperhadapkan dan memperkenalkan kedua mempelai ke hadapan Jemaat? (B )
Perkenalan pasangan baru tersebut meneguhkan perubahan nama dari mereka. Dalam pernikahan, istri mengambil nama suaminya, dan laki-laki dikenal sebagai suami dari istrinya. Perubahan nama ini dengan jelas diilustrasikan dalam ikat janji antar Allah dan Abram. (Kej 17 : 4-5). Allah mengabungkan nama Abram dengan janji yang dikandung di dalam nama-Nya sehingga membentuk nama baru, Abraham. Sedangkan Allah sendiri berulang kali memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah Abraham.

11. Apakah gunanya para tamu mengisi buku tamu? (C )
Para tamu menjadi saksi-saksi resmi dari pernikahan tersebut. Dengan menanda tangani buku tamu, mereka berkata, “Saya telah menyaksikan pemberkatan pernikahan ini dan saya akan bersaksi tentang kebenaran pernikahan ini.” Para saksi juga berfungsu sebagai pengingat dari Allah bagi pasangan tersebut, agar mereka setia dengan janji mereka karena ada banyak saksi yang hadir pada saat mereka mengucapkan janji mereka.

12. Mengapa kedua mempelai saling menyuapkan kue pada saat resepsi pernikahan berlangsung? (C )
Tindakan ini menjadi symbol yang menyatakan mereka telah menjadi satu tubuh. Ketika mereka saling menyuapkan kue, mereka sedang menyatakan, “Ini adalah tubuhku. Ketika kau memakannya, aku menjadi bagian dari dirimu. Dan ketika aku memakan kue yang kau berikan, kamu pun menjadi bagian dari diriku.”

Setiap tradisi yang ada di dalam Pemberkatan Pernikahan ternyata mempunyai makna yang berarti, yang erat kaitannya dengan hubungan Kristus dan jemaat maupun tentang prinsip-prinsip keluarga baru yang akan dibentuk.

Kiranya dengan kita memahami makna yang sebenarnya di balik tradisi tersebut, membuat kita lebih bisa menghargai dan menghayati Pemberkatan Pernikahan dan tidak menganggapnya hanya sebagai ritual semata.