
Our journey towards D-Day
Wedding preparations melelahkan dan menyenangkan. Namun ketika kami mulai mempersiapkan pernikahan kami, berbagai masalah muncul. Kami (khususnya Grace) beranggapan terlalu sayang kalau masalah-masalah itu hanya membuat kita kesal, bete lalu bertengkar. Krn justru lewat masalah2 itu, kami makin mengenal satu sama lain en juga makin siap utk masuk ke dalam pernikahan. :)
Pelajaran-pelajaran yang kami peroleh lewat masa wed-prep ini yang akan kita sharingkan dalam blog ini.
enjoyy ...
Two shoes from two different worlds Made of two different materials They have two different purposes Two shoes with two different styles One is casual and one is girly Two shoes headed to two different directions Never thought that they would meet and grow in love … Time passed by And here they are …
Still the same two shoes from two different worlds Made of two different materials Still with their two different purposes But now they’re heading to...
Sometimes, the newlywed wannabe tries to run from the fact. Nowadays, wedding industries have done their job very well. They hide all the acnes, blur all the ugly things, make you look whiter, taller and flawless, etc. They give you whatever you want. They only display what the newlywed wannabe wants to see: good-looking couple, breathtaking moment, astonishing gown, cool and awesome picture from the right angle, etc. Everything seems so perfect just like on the fairy tales....
Beberapa hari kemaren gue en Tepen dateng ke Dinner Launching Haggai Institute. Temanya sederhana tapi dalam, "finishing well". Banyak orang memulai dengan sangat baik tapi sedikit yang menyelesaikan dengan baik ... Pulang dari situ, Tepen en gue ngobrol soal finishing well dlm pernikahan. Banyak orang memulai pernikahan dengan awal yang sangat baik. Perfect wedding party ... perfect couple that madly in love ... tapi berapa banyak yang bisa 'finishing well'? Menyelesaikan pernikahan...
Pkl 20.48 Waktu Singapore Tepen baru sms kalo dia baru dapet Bus. :p Tepen sampe rumah jam 9 malem, itu sudah biasa buat gue. Dia bisa sampai rumah jam 7.30 aja udeh pagi bangeettt … en gue ngerasa … I’m so blessed kalo Tepen bisa pulang jam segitu. :O Suami loe jam 9 jam 10 malem baru pulang en loe bilang, u’re so blessed??!?! Yup. That’s true … Ada satu kejadian yang membuat gue berpikir gue bener-bener bersyukur krn gue tau gue diberkati. Sekarang ini, gue ikut les bhs...
Kemaren malem baru upload foto2 our thanksgiving di Singapore ... so selesailah sudah pesta 3 kali berturut-turut. Wekekeke. Buat yang di singapore, sejujurnya gue no expectation ... MUA aja baru deal 2-3 hari sebelonnya. Udeh kagak pake test make up2an deh. Gue dah pasrah sempurna ama Rita. But hasilnya bagusss ... thx to Jessie ;) en thx a lot to Pak Wir & team dari Ojolali en juga temen2 (Sienny, Rita, Henry Palit, David Lukito, Dian, dkk ) yang tanpa diduga membuat dekor sederhana...
Married itu bener-bener serem-serem sedap ... en juga kadang lucu. Hehehe. Beberapa hari yang lalu, Tepen lagi sibuk banget en malem sekali baru pulang. Tepar pula. So karena pengen jadi a 'good helper', gue ceritanya pengen nyambut dengan rada beda dikit lah. Huehehe. So pake softlens, make up en ... tiba-tiba mata gue ngeliat ada parfum en cologne j'adore yang belon pernah gue pake. And the 'aha' moment is came. Pake ah ... Singkat cerita, Tepen pulang. Dengan...
Yak itu pertanyaan kedua setelah, "Gimana rasanya mo jadi penganten?" :p Perasaan gue kayak buka kado yang kertas kadonya berlapis-lapis. :) Setiap habis buka 1 lembar surprise dengan apa yang ada di dalamnya. Mungkin bahasa kerennya, I'm still unwrapping God's gift of marriage (sorry kalo grammarnya berantankan. still learning leh ;) hihihi) En salah satu yang membantu proses pembukaan bungkus kado adalah buku yg diberikan oleh dd gue sebagai hadiah pernikahan. Love...
Kemaren baru membaca sebuah buku (again) mengenai perbedaan
pria dan wanita. Kesimpulan saya setelah membaca buku itu adalah, pria dan
wanita MEMANG Berbeda. But entah kenapa saya merasa, para manusia modern salah
mengenali potensi-potensi konflik di antara pria dan wanita. Menurut saya
penyebabnya bukan karena pria seperti kotak dan wanita seperti spaghetti,
penyebab utamanya konflik diantara kita adalah … dosa.
Joshua Harris pernah mengatakan : men...
Sebenarnya,
saya takut membayangkan masa depan saya. Ketika beberapa orang teman dengan
mata membelalak dan tatapan senang bertanya, “Jadi ntar habis married loe
pindah ke Singapore donks?”, saya mengangguk. Mereka berkata, “Waahh enaknya.”
Saya cuman nyengir. Hehehe. Batin saya bilang, “Kalian mah kagak tau gue serem
banget membayangkan itu!!” Saya bener-bener ngga tau masa depan saya akan jadi
seperti apa … Pasangan laen mungkin punya sejuta impian, Tuhan baru saja...
Tulisan ini ditulis tepat 1
malam sebelum pacar saya dan keluarganya datang secara resmi ke rumah saya
untuk melamar saya. Perasaan saya? :p Campur aduk. Terutama ketika ternyata ada
banyak yang tidak sesuai dengan bayangan saya. Tadinya saya membayangkan hanya
akan ada keluarga inti plus 1-2 famili. Yang terjadi … bedol desa!! :p Jumlah
keluarga saya yang hadir 2 x lipat dari...